**




**

“Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan manusia akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (Qs. Ghofir : 57).

**


"Sesungguhnya keadaannya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya : "Jadilah!, maka terjadilah ia"(QS.Yasiin:82)


**


“Dan tidaklah Aku ciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk beribadah kepadaku”.(Q.S adz-Dzaariyaat ayat 56)


**


"Dan ingatlah ketika Kami berfirman kepada para Malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan Jin, maka ia mendurhakai perintah-Nya".(QS.Al-Kahfi:50)

**


“Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?” (Qs. Yasin : 78)

**


"Dan apakah orang2 kafir tidak mengetahui, bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup, maka mengapakah mereka tiada juga beriman?"(QS.An-Anbiyaa':30)


**


“Telah nampak kerusakan di darat dan di lautan disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”(QS Ar Ruum:41).


**

"Sekali-kali tiadalah kuasa bagiku terhadapmu melainkan (sekedar) aku menyeru kamu, lalu kamu mematuhi seruanku. Oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku, akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu, dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku".(QS.Ibrahim:22)


**

HOME >> NUSANTARA >> MUSLIM TAGS >> RENUNGAN >> E-BOOKS >> TIPS SEHAT ALA NABI

Senin, Oktober 05, 2020

Umar Bin Khattab, Ferformanya Selalu Dikenang

**

Umar, yang bernama lengkap ʿUmar ibn al-Khaṭtāb, (lahir sekitar tahun 586, Mekah, Arab [sekarang disebut Arab Saudi] —meninggal 3 November, 644, Madinah, Arab), khalifah Muslim kedua (dari tahun 634), yang di bawah Pasukan Arab menaklukkan Mesopotamia dan Suriah. Kemudian mulai menaklukkan Iran dan Mesir.

Doc.Antara Foto/zamzamwisata.id

Seniman Teater Matahari mementaskan lakon Singa Padang Pasir di Universitas Muhammadiyah Makassar (8/5/2017). Pertunjukan teater karya M. Hasan Pabdatabi Syam ini mengangkat kisah Umar bin Khattab. Sumber gambar: ANTARA FOTO/Abriawan Abhe

Seorang anggota klan ʿAdī suku Mekah dari Quraish, ʿUmar pada awalnya menentang Nabi Muhammad, tetapi sekitar tahun 615, menjadi seorang Muslim. Pada 622, ketika ia pergi ke Madinah dengan Nabi Muhammad dan umat Muslim lainnya, ia telah menjadi salah satu penasihat utama Nabi Muhammad, yang berhubungan akrab dengan Abū Bakr. 

Posisinya di negara bagian ditandai oleh pernikahan Nabi Muhammad dengan putrinya Ḥafṣah pada tahun 625. Pada kematian Nabi Muhammad pada tahun 632, Umar mempunyai peran besar dalam merekonsiliasi Muslim Medinah dengan Muslim Mekah, Abū Bakr, sebagai kepala negara (khalifah). Abū Bakr (memerintah 632–634) sangat mengandalkan ʿUmar dan menunjuknya untuk menggantikannya. Sebagai khalifah, Umar adalah orang pertama yang menyebut dirinya “komandan orang beriman” (amīr al-muʾminīn). Pemerintahannya membuat transformasi negara Islam dari kerajaan Arab menjadi kekuatan yang berpengaruh di dunia.

Sepanjang ekspansi yang luar biasa ini, Umar mengendalikan kebijakan umum dengan cermat dan meletakkan prinsip-prinsip untuk mengelola tanah yang ditaklukkan. Struktur kerajaan Islam kemudian, termasuk praktik hukum, sebagian besar karena jasanya. 

Umar mendirikan dīwān (daftar pensiun para pejuang yang dari waktu ke waktu berevolusi menjadi badan pemerintahan yang kuat), meresmikan kalender Hijriah Islam, dan menciptakan kantor qadi (hakim). Dia juga mendirikan kota garnisun Al-Fus Fāṭ di Mesir dan Basra dan Kufah di Irak.

Pada 644 Umar diserang oleh Abū Luʾluʾah dan meninggal karena luka-lukanya tiga hari kemudian. Sementara ia terbaring sekarat, Umar menunjuk dewan beranggotakan enam orang yang akhirnya memilih Umat bin ibn Safin sebagai penggantinya.

Seorang penguasa yang kuat, tegas terhadap para pelanggar, dan dirinya sendiri bertapa sampai kejam, ʿUmar secara universal dihormati karena keadilan dan otoritasnya. Perannya bagi Islam dan dunia secara luas diakui.

Sumber: artikel islam zamzam.id 

Kunjungi Juga :

Asmara Ditengah Medan Jihad
Mengenali Profil Pakar Ruqyah, Syeikh Abderraouf Ben Helmina

Najib Razak, PM Malaysia Yang Divonis 72 Tahun Penjara

**

Kuala Lumpur - Mantan Perdana Menteri Malaysia Nazib Razak di vonis total 72 tahun penjara untuk tujuh dakwaan pada rangkain pertama dari tiga sidang yang harus dijalaninya. Ia juga didenda 210 juta ringgit atau sekitar 719 milyar subsider 5 tahun kurungan.

Najib Razak/Gbr Oleh Republika.co.id

Vonis itu bisa membuatnya dilarang berpolitik selama bertahun-tahun, namun demikian Najib hanya harus dipenjara 12 tahun atau sesuai vonis terlama dari tujuh dakwaan. Hal ini karena hakim menetapkan seluruh vonis dijalankan bersamaan. Hakim juga menyatakan Najib bisa tetap berada diluar penjara sampai vonisnya berkekuatan hukum tetap.Selepas vonis dibacakan, para pembela Najib menyatakan banding.

Dalam sidang pada Selasa (28/07/2020), Hakin Nazlan Ghazali memutuskan Najib bersalah untuk tiga dakwaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) senilai 42 juta ringgit, 1 Penyalah gunaan kewenangan , dan tiga penggelapan asset dalam pengawasannya. Hakim menilai Najib gagal menyanggah semua dakwaan.

"Karena itu saya menyatakan terdakwa bersalah untuk semua tujuh dakwaan", ujarnya di Kuala Lumpur sebagaimana dikutif sejumlah media Malaysia, seperti Bernama, The Start, The Edge Market, Berita Harian, Malaymail dan Free Malaysia Today.

Hakim Menjatuhkan vonis 12 tahun penjara dan denda sebesar 210 juta ringgit untuk dakwaan penyalahgunaan wewenang. Untuk setiap dakwaan pengelapan asset dalam pengawasannya, Najib divonis 10 tahun penjara. Hakim juga menghukum Najib 10 tahun penjara untuk setiap dakwaan TPPU, hukum Malaysia menetapkan ancaman hingga 15 tahun penjara dan denda serendahnya 10.000 ringgit.

Konstitusi Malaysia, sebagaimana dijelaskan dua pakar hukum tatanegara kepada Malaymail, yakni Lim Wei Jiet dan Sivarasa Rasiah, melarang siapapun menjadi pengurus partai jika divonis sekurangnya  setahun. Terpidana dengan hukuman minimum setahun juga dilarang ikut pemilu.

Larangan menjadi pengurus partai dan ikut pemilu berlaku paling singkat lima tahun sejak hukuman ditetapkan. Larangan serupa berlaku bagi siapapun yang didenda serendahnya 2000 ringgit. Larangan tetap berlaku meski terdakwa mengajukan banding. Hal itu antara lain, pernah dialami sejumlah politisi Malaysia, seperti Anwar Ibrahim dan Karpal Singh.

Gagal Membela Diri 

Hakim menilai Najib gagal menyangkal dakwaan penyalahgunaan kewenangan. Najib dinyatakan bersalah sesuai pasal 23 ayat 1 dalam Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi Malaysia (MACC). Hakin menolak pembelaan Najib bahwa tanda tangannya dipalsukan dan dipakai Jho Low mencairkan dana dari rekening SRC Internasional. "Siapa yang berani memalsukan tanda tangan dia?" kata Hakim Nazlan.

SRC Internasional merupakan anak usaha IMDB, lembaga investasi Malaysia yang dibentuk pada pemerintahan Najib. Jho Low menjadi manager investasi yang diduga kuat membantu Najib membentuk IMDB.

Setelah membentuk IMDB, Jho Low diduga merancang korupsi dari lembaga itu. Sejak 2015 keberadaannya tak diketahui dan ia dinyatakan sebagai buronan disejumlah negara. 

Penyidik disejumlah negara menaksir sedikitnya 4,5 milyar dollar AS (Rp.65,5 triliun) dicuri dari IMDB. Dana curian antara lain, masuk ke rekening Najib 680 juta dollar AS. Dana curia diduga dipakai untuk berbagai keperluan Najib, keluarga dan koleganya di UMNO.

Hakim Nazlan tidak menerima pula pembelaan Najib soal dana 680 juta dollar AS dan 42 juta ringgit direkeningnya. Awalnya Najib mengaku dana itu sumbangan dari keluarga kerajaan Arab Saudi, Anehnya Najib malah mengembalikan 680 juta dollar AS itu ke rekening milik Tanore, perusahaan yang dikelola kerabat dan kenalan Jho Low.

"Dalam pendapat saya, kala terdakwa diberi tahu soal sumbangan oleh Jho Low, terdakwa seharusnya memeriksa dan mendalami informasi itu. Tak ada penjelasan dari sumbangan itu, atau apakah ada syaratnya. Apakah itu utang luar negeri, hibah atau pinjaman (pribadi)?, Terdakwa seharusnya menelepon menteri luar negerinya atau Duta Besar Arab Saudi. Terdakwa sebaga Perdana Menteri, menerima keterangan Jho Low", kata Hakim.

Sidang pada selasa merupakan rangkaian pertama dari tiga rangkaian sidang terpisah dengan total 42 dakwaan untuk Najib. Diseluruh tiga rangkaian sidang, Najib dijerat TPPU, penyalahgunaan kewenangan, penggelapan asset dalam pengawasan, dan perintangan audit IMDB. Seluruh rangkaian sidang terkait dugaan korupsi di IMDB, istri Najib, Siti Rosmah tengah menghadapi perkaranya sendiri. (Sumber : Kompas/Juli 2020/I-XV)

Baca Juga :

Suku-Suku Khanibal Di Dunia Yang Pernah ada
Asmara Ditengah Perjuangan Jihad

Minggu, Oktober 04, 2020

Awalnya Ingin Berbuat Makar, Sharifa Carlo Justru Mendapat Hidayah

**

AWAL mula Sharifa Carlo masuk Islam adalah sebuah makar. Ia ingin membuat makar terhadap Islam. Namun, manusia membuat makar tinggalah makar. Allah pun mempunyai makar. Dan Allah adalah sebaik-baiknya pembuat makar. 

Img.Pixabay Galery
“Ketika saya masih remaja, saya dengan sekelompok orang menyusun agenda yang sangat jahat. Kami ingin menghancurkan Islam. Ini bukanlah kelompok pemerintah, hanya menggunakan posisi di pemerintahan AS untuk memajukan tujuan.”
Awalnya, Sharifa didekati oleh kelompok itu dengan kover besar advokasi hak-hak perempuan advokat. Sharifa diberitahu bahwa jika dia belajar Hubungan Internasional dengan penekanan Timur Tengah, ia akan dijamin bekerja di Kedutaan Besar Amerika di Mesir.
“Saya pikir ini adalah ide yang bagus . Saya telah melihat perempuan Muslim di TV, dan saya tahu mereka adalah kelompok tertindas yanga miskin, dan saya ingin membawa mereka pada cahaya kebebasan abad ke-20,” paparnya.
Dengan maksud itu, Sharifa masuk perguruan tinggi. “Saya mempelajari Al-Quran, hadits dan sejarah Islam. Saya belajar bagaimana untuk memelintir kata-kata untuk mengatakan apa yang harus mereka katakan. Itu adalah metode yang berharga. Tapi setelah saya mulai belajar, saya mulai tertarik dengan Islam itu sendiri. Tidak masuk akal. Itu sangat menakutkan bagi saya.
Oleh karena itu, dalam rangka untuk melawan efek ini, Sharifa mulai mengikuti kelas pelajaran agama Kristen. “Saya memilih kelas dengan dosen yang memiliki reputasi yang baik dan dia memiliki gelar Ph.D. Teologi dari Universitas Harvard. Saya merasa berada di tangan yang tepat,” jelasnya.
Tapi ternyata bahwa profesor itu adalah seorang Kristen Unitarian. “Dia tidak percaya pada trinitas atau ketuhanan Yesus . Pada kenyataannya , ia percaya bahwa Yesus adalah seorang nabi,” ujar Sharifa. “Dia mengambil Alkitab dari sumbernya dalam bahasa Yunani, Ibrani dan Aram dan menunjukkan bagaimana kitab-kitab itu diubah. Saat ia melakukan itu, ia menunjukkan peristiwa sejarah.”
Selesai mengikuti kelas itu, Sharifa merasa keyakinannya terhadap agama babak belur. “Tapi saya masih belum siap untuk menerima Islam. Seiring berjalannya waktu, saya terus belajar, untuk diri sendiri dan untuk masa depan saya. Butuh waktu sekitar tiga tahun. Saat itu, saya mulai mempertanyakan Muslim tentang keyakinan mereka. Salah satu orang yang saya tanya adalah seorang Muslim.”
“Alhamdulillah , ia melihat minat saya terhadap Islam, dan mulai memberikan pemahaman tentang Islam. Dia membimbing saya di setiap kesempatan yang muncul dengan sendirinya,” jelas Sharifa lagi.”
       
Img.Pixabay Galery

Img.Pixabay
Suatu hari, pembimbing Sharifa mengatakan bahwa ada sekelompok Muslim yang sedang berkunjung. “Dia ingin saya bertemu dengan mereka. Saya setuju. Saya menemui mereka setelah shalat malam. Saya dibawa ke sebuah ruangan dengan setidaknya ada 20 orang di dalamnya. Mereka semua memberi ruang bagi saya untuk duduk, dan saya duduk berhadapan dengan seorang pria Pakistan berusia lanjut .
“Masya , orang itu sangat luas ilmunya dalam hal kekristenan. Dia dan saya berdiskusi dan berdebat soal Alkitab dan Quran sampai pagi.”
Pada titik itu, setelah mendengarkan pria Pakistan itu, Sharifa ditawari untuk menjadi seorang Muslim.
“Selama tiga tahun mencari dan meneliti, tak seorang pun pernah menawari saya masuk Islam. Saya telah diajarkan, berdebat dan bahkan menghina Islam, tetapi tidak pernah saya ditawari masuk Islam. Saya sendiri menyadari hal ini hanya soal waktu. Saya tahu itu kebenaran, dan saya harus membuat keputusan.”
“Alhamdulillah, Allah membuka hati saya, dan saya berkata, ‘Ya. Saya ingin menjadi seorang Muslim.”
Orang itu menuntun Sharifa mengucapkan syahadat.  “Saya bersumpah demi Allah bahwa ketika saya mengucapkan syahadat, saya merasakan sensasi yang aneh. Saya merasa seolah-olah begitu besar, saya tersentak, seolah-olah saya bernapas untuk pertama kalinya dalam hidup saya.”
“Alhamdulillah, Allah telah memberi saya hidup baru yang bersih, kesempatan untuk masuk surga, dan saya berdoa agar saya menjalani sisa hari-hari saya dan mati sebagai seorang Muslim. Aamiin.” 
Sumber : http://www.islampos.com

Jerry D. Gray, Mualaf Bule Yang Cinta Indonesia

**
Jerry D Gray, penulis sejumlah buku laris, ternyata seorang mualaf yang sangat mencintai Indonesia dengan mengurus naturalisasinya dari warga AS ke WNI, menikah dengan orang Indonesia dan menetap di Jakarta.


Jarry D Gray

Sejak kecil sampai sebelum pergi ke Arab, saya tidak pernah bertemu Muslim, mendengar suara adzan atau pun melihat masjid. Meskipun demikian saya berkeyakinan bahwa Yesus bukan anak Tuhan. Pada usia  12 tahun saya sudah berpikir tentang Tuhan. Umur 14, sudah mulai malas ke gereja.

Saya malas pergi ke sana karena tempat itu tidak dapat menghilangkan dahaga saya tentang Tuhan. Saya bosan setiap kali datang selalu disuguhi dengan banyak ucapan haleluya. Padahal yang saya butuhkan adalah pencerahan siapa itu Tuhan dan kejelasan misi hidup saya di dunia ini untuk apa.

Saya percaya adanya Tuhan dan mau masuk surganya Tuhan. Tapi dari agama ini saya mencium something wrong karena saya harus meyakini Yesus sebagai anak Tuhan. Untung saja nenek di rumah sering banyak cerita tentang Tuhan, sehingga saya lebih suka mendengarkan nenek. Selama saya belajar agama kepadanya, ia tidak pernah bilang bahwa Yesus adalah anak Tuhan. Namun sebaliknya, di gereja saya selalu disalahkan, karena tidak mau mengakui Yesus sebagai anak Tuhan. 

Kalau Yesus menjadi anak Tuhan, mengapa Musa, Ibrahim dan Adam tidak menjadi anak Tuhan? Padahal, kalau mau, justru Adamlah yang paling berhak menjadi anak Tuhan karena dia tidak punya ibu dan bapak. Keyakinan saya bertambah setelah membaca kisah Musa yang memaksa ingin melihat Tuhan. 

Musa akhirnya dibolehkan melihat sedikit cahaya Tuhan dari gunung granit yang sangat gelap. Baru saja merefleksikan sedikit cahaya Tuhan, langsung gunung itu goyang-goyang dan sangat menyilaukan, Musa pun pingsan. Berdasarkan kisah itu, kalau benar Yesus anak Tuhan, pasti orang yang melihat Yesus bakal mati atau pingsan. Ini kan tidak, berarti Yesus bukanlah anak Tuhan!
 
Saya selalu berdoa agar saya diberi petunjuk yang benar tentang Tuhan. Usai mengikuti wajib militer di angkatan udara, saya ditawari menjadi maintenance pesawat pribadi Raja Fadh di Jeddah, Arab Saudi. Saya tolak karena saya takut dibunuh orang Islam. Lebih baik saya menganggur. 

Saya tinggal di dalam mobil di ujung satu dermaga di Hawaii. Setiap hari mancing. Bila dapat ikan, saya makan, bila tidak saya kelaparan. Paling hanya minum dari kran air putih yang ada di situ.

Enam bulan begitu terus. Pernah tiga hari berturut-turut saya tidak makan sama sekali, hanya minum saja karena tidak dapat ikan. Tapi saya tidak mau bunuh diri. Saya menangis, memohon, agar Tuhan memberikan jalan keluar. 

Namun tawaran tersebut datang lagi. Saya mengira Tuhan telah marah kepada saya. Karena saya tidak mendapatkan pekerjaan lain, malah disuruh ke Arab. Akhirnya teman memberikan saran kepada saya untuk menerima tawaran itu. Saya pun berangkat ke sana. 

Di Jeddah saya melihat kejadian-kejadian yang sangat luar biasa, yang sangat berbeda dengan bayangan saya sebelumnya. Ternyata orang Islam begitu taat kepada Tuhannya dan baik kepada saya. Ketika mendengar adzan mereka langsung meninggalkan aktivitasnya untuk segera shalat.

Begitu juga ketika saya ke toko emas. Saya dengar adzan. Pintu toko emas terbuka. Padahal di toko tersebut tidak ada orang. Siapa pun yang berniat mencuri emas, akan sangat mudah mengambilnya. Tapi kok ini dibiarkan? Saya berdiri saja di depan toko itu menunggu penjual emas muncul.

Setelah adzan, jalanan mendadak sepi dari lalu lalang manusia. Penjaga keamanan tidak ada. Paling sekali-kali saya melihat polisi menegur beberapa orang yang sedang lewat untuk segera shalat. 

Tak lama kemudian, pemilik toko itu datang dan berkata “Mengapa tidak masuk?” Saya jawab, “Tidak mau”. “Kenapa tidak mau?” tanyanya. “Saya takut disangka maling, nanti tangan saya dipotong,” jawab saya karena setahu saya orang yang mencuri tangannya akan dipotong. Biasanya orang bule yang datang ke Jeddah diundang untuk menyaksikan pemotongan tangan bagi pencuri setiap Jum'at siang. 

“Masuk saja, karena semua ini adalah Allah yang punya, bukan punya saya,” kata pemilik toko itu. “Apa pun, kamu perlu, ambil! Mungkin kamu lebih membutuhkan itu daripada saya?” lanjutnya. Ia mengatakan bahwa semua itu milik Allah dan akan kembali kepada Allah. 

Hampir Nangis

Saya selalu berdoa agar saya diberi petunjuk yang benar tentang Tuhan. Usai mengikuti wajib militer di angkatan udara, saya ditawari menjadi maintenance pesawat pribadi Raja Fadh di Jeddah, Arab Saudi. Saya tolak karena saya takut dibunuh orang Islam. Lebih baik saya menganggur. 

Saya tinggal di dalam mobil di ujung satu dermaga di Hawaii. Setiap hari mancing. Bila dapat ikan, saya makan, bila tidak saya kelaparan. Paling hanya minum dari kran air putih yang ada di situ.

Enam bulan begitu terus. Pernah tiga hari berturut-turut saya tidak makan sama sekali, hanya minum saja karena tidak dapat ikan. Tapi saya tidak mau bunuh diri. Saya menangis, memohon, agar Tuhan memberikan jalan keluar. 

Namun tawaran tersebut datang lagi. Saya mengira Tuhan telah marah kepada saya. Karena saya tidak mendapatkan pekerjaan lain, malah disuruh ke Arab. Akhirnya teman memberikan saran kepada saya untuk menerima tawaran itu. Saya pun berangkat ke sana. 

Di Jeddah saya melihat kejadian-kejadian yang sangat luar biasa, yang sangat berbeda dengan bayangan saya sebelumnya. Ternyata orang Islam begitu taat kepada Tuhannya dan baik kepada saya. Ketika mendengar adzan mereka langsung meninggalkan aktivitasnya untuk segera shalat.

Begitu juga ketika saya ke toko emas. Saya dengar adzan. Pintu toko emas terbuka. Padahal di toko tersebut tidak ada orang. Siapa pun yang berniat mencuri emas, akan sangat mudah mengambilnya. Tapi kok ini dibiarkan? Saya berdiri saja di depan toko itu menunggu penjual emas muncul.

Setelah adzan, jalanan mendadak sepi dari lalu lalang manusia. Penjaga keamanan tidak ada. Paling sekali-kali saya melihat polisi menegur beberapa orang yang sedang lewat untuk segera shalat. 

Tak lama kemudian, pemilik toko itu datang dan berkata “Mengapa tidak masuk?” Saya jawab, “Tidak mau”. “Kenapa tidak mau?” tanyanya. “Saya takut disangka maling, nanti tangan saya dipotong,” jawab saya karena setahu saya orang yang mencuri tangannya akan dipotong. Biasanya orang bule yang datang ke Jeddah diundang untuk menyaksikan pemotongan tangan bagi pencuri setiap Jum'at siang. 

“Masuk saja, karena semua ini adalah Allah yang punya, bukan punya saya,” kata pemilik toko itu. “Apa pun, kamu perlu, ambil! Mungkin kamu lebih membutuhkan itu daripada saya?” lanjutnya. Ia mengatakan bahwa semua itu milik Allah dan akan kembali kepada Allah. 

Saya terharu dan mau menangis mendengar ucapan yang tulus itu. Saya sangat ingin punya iman seperti itu. Dengar adzan dia shalat. Orang mau mengambil atau tidak mengambil hartanya, dia tidak ada masalah. Yang penting ketika Allah menyuruh shalat dia berangkat shalat dan semua hartanya itu dia pasrahkan kepada Allah.

Masuk Akal

Peristiwa itu membuat saya jadi tertarik untuk mengetahui agama Islam lebih lanjut. Saya jadi banyak diskusi tentang Islam. Termasuk dengan Ahmad, salah seorang anggota Angkatan Udara Arab Saudi. Saya diberinya Alquran dengan terjemah bahasa Inggris.

Ia tunjukkan ayat yang menyatakan Isa anak Maryam adalah hamba dan utusan Allah, bukan anak Allah. Ahmad menyebut Isa itu adalah nama lain dari Yesus, sedangkan Maryam sebutan lain dari Bunda Maria. 

Kurang lebih tiga ayat saya baca. Saya tidak kuat lagi meneruskan membacanya, karena saya mau menangis. Saya tidak mau menangis di depan orang. Saya sangat yakin, inilah jawaban dari Tuhan. Rupanya saya disuruh ke Jeddah itu bukan karena Tuhan marah, tapi karena Tuhan mengabulkan doa saya.

Kemudian temannya Ahmad, yang bernama Rosyid datang ke rumah. Dia memberi tahu bahwa di salah satu masjid di Jeddah malam itu dimulai lagi sekolah Islam yang menggunakan bahasa Inggris. 

“Kalau kamu ingin tahu lebih banyak tentang Islam datanglah ke masjid tersebut, nanti saya antar,” kata Rosyid. Di sekolah itu terjadilah diskusi. Hati saya berdecak kagum. Luar biasa, pintar sekali guru ini. Semua yang dia katakan masuk akal. Argumennya begitu spiritually and lightening.

Dia mengatakan bahwa Tuhan itu satu bukan tiga, semua adalah ciptaan Tuhan dan bergantung kepada Tuhan. Tuhan tidak beranak tidak pula punya orangtua. Tidak ada yang dapat menyerupai Tuhan. Serta manusia hidup di dunia ini untuk mengabdi kepada Tuhan saja. Belum satu jam pun diskusi, sebenarnya hati saya sudah menerima Islam. Hanya saja saya belum mau menyatakan pada guru.

Malam itu saya tidak bisa tidur. Terus merenungkan ucapan guru. Akhirnya di hari ketiga saya putuskan masuk Islam. Saya ucapkan dua kalimat syahadat. Setelah itu guru berdiri dan cium pipi kanan kiri saya. Guru mengajak semua orang yang ada di situ antre untuk cipika-cipiki saya. Saya kaget mendapat perlakuan itu. Kemudian saya mengerti bahwa itu adalah ungkapan senang luar biasa dari sesama Muslim.

Kini Tinggal di Indonesia

"Bagi saya Indonesia itu ibarat surga. Saya sudah ke banyak negara dan di sini saya mendapatkan kedamaian bergaul dan berinteraksi sosial dengan komunitas Muslim terbesar di dunia," ujar Jerry, di Bekasi, Minggu.

Beristrikan seorang perempuan Tasikmalaya dan dikaruniai seorang anak laki, Jerry menyatakan memiliki banyak kegiatan di Indonesia yang membuat dia makin betah yaitu memberikan pengajian, berbagi pengalaman dan menulis buku.

Tidak banyak orang yang menyangka Jerry D. Gray, warga AS yang pernah menjadi prajurit angkatan udara negara adidaya itu, ternyata seorang mualaf yang tekun beribadah.

Bagi penulis sejumlah buku di antaranya "Deadly Mist", "Demokrasi Barbar ala AS` dan "Dosa-dosa Media Amerika" itu, ketertarikan terhadap Islam dimulai justru dari tanah Arab tempat ajaran Islam itu sendiri pertama kali diturunkan kepada Rasul Allah SWT.

Sebagai AU yang ditugaskan di Arab Saudi, ia melihat betapa khusyuk dan ikhlasnya orang menjalankan shalat hingga mau meninggalkan segala aktivitas mereka termasuk berkaitan dengan uang sekalipun.

"Ketika mengalun suara adzan, dipinggir jalan orang pada shalat, karyawan toko dan mall semua shalat dan barang dibiarkan begitu saja namun tidak ada yang hilang. Semua melaksanakan shalat dengan khusuk," ujar Jerry, yang pernah selama 2,5 tahun menjadi wartawan di sebuah TV swasta di Indonesia itu.

Ia menjadi bingung sekaligus takjub. Setelahnya kesadaran untuk mengenal ajaran Islam langsung tak tertahankan. Ia melihat cahaya iman justru setelah melihat orang-orang melaksanakan Shalat.

Jerry mengaku ketika pertama kali memegang kitab suci Al Qur`an badannya langsung merinding, ketika akan membaca hatinya bergetar dan sejurus kemudian suara tangis mengiringinya membaca terpatah-patah ayat Al Qur`an.

Setelah hatinya merasa mantap ia kemudian memilih menjadi mualaf di Arab Saudi. Keislamannya belum serta merta jadi mantap. Ia pertama kali hanya melaksanakan shalat dua kali dalam seminggu.

"Ketika tertimpa musibah saya bawa shalat, ternyata saya dapatkan ketenangan dan musibah hilang. Setelah itu saya makin rajin shalat," ujar Jerry yang kini berisitrikan wanita asal Tasikmalaya Jabar itu.

Kini dalam kesehariannya, Jerry seringkali dimintai pandangan-pandangannya tentang Islam, demokrasi, dan terorisme. "Islam itu agama rahmatan lil alamin dan orang Islam bukanlah teroris," ujar ayah satu anak itu.

Bagi mantan wartawan CNBC itu, Indonesia sebagai negara dengan populasi Islam terbesar di dunia merupakan surga yang ada di dunia. Ia pun kini tengah mengurus naturalisasi dengan menjadi WNI sebagai ranah perjuangannya terhadap Islam. - ant/ahi/RioL


Biodata

Nama : Jerry Duane Gray

Lahir : 24 Sept 1960 di Wiesbaden, Jerman. Umur 3 tahun pindah ke Amerika

Pendidikan : Insinyur Penerbangan Universitas Hawaii, Amerika.

Mualaf : Masuk Islam dan naik haji (1984)

Istri : Ratna Komala (orang Garut)

Anak : Adam Kusuma Gray (8 tahun)



Pengalaman Kerja 

1978-1982 : Angkatan Udara Amerika Serikat.

1982-1984 : Maintenance pesawat pribadi Raja Fadh di Jeddah, Arab Saudi.

1978-1984 : Mendapat 30 ijazah menyelam dan instruktur selam internasional.

1985-kini : Pindah ke Jakarta. Wartawan lepas, membuat foto/video pemandangan bawah laut, dan penulis buku.

sumber :swaramuslim dan med


iaumat, berita muslim.com

             Sang Embun Pagi Blogspot.co.id

Frofil Syeikh Abderraouf Ben Halima, Berda'wah Pada Golongan Jin

**

Ben Halima Abderraouf lahir di Tunis pada tahun 1967 dari seorang ayah Tunisia dan seorang ibu Amerika.  



Syeikh Abderraouf B.Helmina

Dia tumbuh besar di kedua budaya tersebut sampai dia memeluk Islam pada usia lima belas tahun. Dia sejak terlibat dalam belajar dan mengajar Islam melalui organisasi siswa, pemuda dan daawa. 

Dia melanjutkan studinya di Prancis pada tahun 1986 lalu menetap di sana. Insinyur statistik dan ekonomi, juara matematika Olimpiade, ia juga belajar Quran dengan sepenuh hati meraih gelar master dalam bahasa Arab. 

Setelah pengalaman yang luar biasa di daawa di berbagai komunitas dan negara, dia memberikan waktu penuh untuk kegiatan Islam sejak 1995 dan mendirikan sebuah rumah penerbitan Islam Prancis di mana dia menulis, menerjemahkan dan mengedit 20 buku, termasuk terjemahan Hayat Assahabah dari Al-Kandahlaoui. 

Dia melatih Roqya secara profesional sejak 1997 dan sejak tahun 2005 menghabiskan sebagian besar tahun dalam tur untuk menjelaskan masalah Roqya dan syirik, merawat, melatih dan menginstal pusat Roqya di Afrika dan tempat lain.

Rupanya dia juga aktif berda'wah pada bangsa Jin. Dengan perantara seseorang yang diruqyah dalam metode terapinya, dia gunakan juga sebagai media dalam berda'wah dan mengajak memeluk Islam. 

Candi Borobudur

Dia juga aktif bersama crew dalam membuat channel youtube. Salah satunya membahas mistery dibalik pembuatan Candi Borobudur yang terletak di Indonesia, sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia yang diakui oleh badan dunia UNESCO. (G.EL.B)  

Sumber :  www.benhalimaabderraouf.fr/index.php/en/who-is-ben-halima/biography
Modify :    G.EL Badrun

Asmara Sepasang Jihadis Ditengah Perjuangan

**

Mahmoud al-Halabi pernah menjadi sopir istri menteri Suriah. Sedangkan isterinya , Nour al-Hassan adalah seorang penata rambut.



Pada hari-hari awal pemberontakan Suriah, keprihatinan dan jiwa yang berontak terhadap situasi yang ada membawa mereka bersama-sama,  dan sejak itu mendorong mereka berdua untuk menjadi pejuang dalam pertempuran di kota Aleppo melawan  pasukan Bashar pasukan al-Assad.

Mahmoud, lelaki berumur 28 tahun ikut serta dalam pertempuran di garis depan di lingkungan Sheikh Saeed, dia dipecat dari pekerjaannya tiga tahun lalu. Dia mengatakan dia dipenjara dan disiksa oleh rezim selama satu tahun, 
dan kemudian dipaksa untuk meninggalkan Suriah

Tahukah apa kejahatannya? Hanyalah karena dia telah jatuh cinta dengan putri menteri.
Ia melarikan diri ke Libya, di mana ia disana mengambil  seni ukir batu. Tapi ketika revolusi Libya pecah pada bulan Februari 2011, ia bergabung dengan teman-temannya dalam pertempuran  melawan pasukan Muammar Gaddafi.

“Di sinilah saya belajar sebagian besar keterampilan pertempuran hingga sekarang saya gunakan dalam memerangi Assad,” kata Mahmoud di Sheikh Saeed, sekarang kelompok ini adalah garis depan oposisi paling aktif di kota Aleppo.

Nour, 22, adalah seorang penata rambut di sebuah salon di pusat Aleppo. Dia juga putri seorang pejabat senior di Partai Baath yang berkuasa.

Beberapa bulan  pemberontakan Suriah, Mahmoud kembali ke Aleppo untuk bergabung dengan sebangsanya dalam perjuangan melawan Assad.  Sementara itu, Nour telah membuat akun Facebook dengan nama samaran dan menjadi aktivis di media sosial,  mengorganisir protes dan kabarkan berita tentang penindasan rezim.

Ketika ayah dan kakaknya, pendukung setia Assad, setelah mereka mengetahui  tentang kegiatan oposisi nya, mereka memukulinya sampai-sampai ia berakhir menetap di rumah sakit. Kisahnya menjadi pembicaraan di kota, dan Mahmoud mendengar tentang sesuatu yang menimpa dia.

“Setelah saya dibebaskan dari rumah sakit, aku terjebak di rumah. Mahmoud datang untuk membantu saya lari dari rumah tersebut,” katanya. “Aku tidak mengenalnya dengan baik, tapi saya masih percaya bersamanya. Aku benar-benar membelot dari keluarga saya.”

Foto By iStock galery

Di garis depan Perjuangan

Keduanya  mulai mengatur protes dan mendistribusikan anti-rezim pamflet. Berawal dari  pemberontakan berubah menjadi perjuangan bersenjata, mereka berduapun  mendukung itu.

“Kami mulai mengangkut senjata ke lingkungan Salaheddin bersama-sama,  aku mengajarinya bagaimana menggunakan senjata.. Awalnya, saya mengajar dia  hanya untuk perlindungan diri karena ayah merencanakan penculikan yang terorganisir padanya dan mencoba untuk membawa pulang kembali,” kata Mahmoud. Nour adalah seorang  wanita penembak jitu di garis depan di lingkungan Sheikh Saeed of Aleppo .

“Kemudian ia ingin berpartisipasi dalam pertempuran kami para lelaki , tetapi pertempuran kami memiliki banyak perkelahian karena itu dia akhirnya hanya mengikuti perjalanannya saja,” katanya

Nour telah menjadi penembak jitu di garis depan di Sheikh Saeed, di mana posisi pejuang mencoba untuk memukul mundur kembali pasukan rezim dan memblokir jalan utama menuju Bandara Internasional Aleppo.

Baru-baru ini, dia bilang dia telah menembak jatuh seorang sniper dari rezim yang ingin menargetkan pejuang di lingkungannya.

Rekan-rekannya memanggilnya Abu al-Nour – sebuah julukan maskulin.
“Saya tidak melihat dia sebagai perempuan Dia adalah salah satu penembak jitu terbaik yang kita miliki di batalyon tersebut.. Begitulah cara saya melihatnya,” kata Ahmad, seorang pejuang  Suriah,.

Nour mengatakan dia meninggalkan feminitas semua di belakang ketika dia pergi ke garis depan.
“Saya tidak merasa seperti seorang wanita apapun ketika saya di sini,” katanya.
‘Demi Allah’

Pada pandangan pertama, Nour tidak dapat dibedakan dari pejuang laki-laki. Mengenakan lebar, pakaian hitam, bersama dengan syal hitam yang menutupi kepala dan wajah dan ikat kepala yang bertuliskan “tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah nabi-Nya,” dia bisa lulus tes pejuang sebagai anggota laki-laki dari Jabhat al-Nusra, memproklamirkan diri jihad kelompok mujahidin, yang biasanya mengadopsi kode berpakaian yang sama.

Tapi melihat lebih dekat pada mata cokelatnya yang besar – satu-satunya bagian yang dibuka dari tubuhnya – mengungkapkan bulu mata panjang layaknya wanita feminin.
Dalam cakupan mendalam dari meningkatnya kekerasan di Suriah,

Nour mengatakan tidak ada yang menghentikan wanita dari bergabung dengan pertempuran bersenjata, “tetapi mereka yang tidak memiliki dan lemah imanlah yang menghambat untuk tidak berjuang.

Nour dan Mahmoud menikah pada Juli 2012, satu tahun setelah mereka bertemu.
“Ketika saya terluka di medan perang, ia menutupi dan menyeret saya dari garis tempur, dan tiada pejuang lain di batalion akan berani melakukan resiko itu.,” Kata Mahmoud.

“Ini adalah ketika saya memutuskan dia adalah orang yang tepat Kami menikah hanya beberapa hari kemudian..”

Illustrasi By Pixabay

Nour mengatakan dia berjuang “demi Allah”, dan tidak akan kembali ke keluarganya.
“Orang tua saya memiliki perisai atas mata mereka Mereka tidak dapat melihat kebenaran dan tidak ada yang bisa saya lakukan tentang hal itu..” (Dz-Alj)

Sumber : noname

Kunjungi Juga : 

Sabtu, Oktober 03, 2020

Suku-Suku Kanibal Di Dunia Yang Pernah Ada

**

Berikut ini adalah informasi menarik dari 7 suku kanibal paling berbahaya di dunia yang sampai saat ini masih terdengar keberadaanya.

Gbr.Illustrasi / Pixabay Galery

1 SUKU KARIBIA

Nama suku inilah yang menjadi sebutan untuk orang yang memakan orang lain. Suku ini diketahui merupakan suku pertama di dunia yang melakukan praktek kanibalisme. Oleh para pelaut biasa disebut “The Carib people of the Lesser Antilles”. Nama ini diberikan oleh colombus dalam catatannya dengan menyebut nama “caniba” (yang merupakan kata lain dari kariba yang artinya “orang yang memakan orang”). Para suku karibia ini biasanya melakukan kanibalisme kepada musuhnya,namun semenjak masuknya agama kristen kesana,perlahan lahan budaya itu mulai hilang.

2 SUKU AZTEC

Suku aztec tidak diragukan lagi sebagai suku yang paling brutal sebelum ditemukannya benua amerika oleh colombus. Mereka melakukan ribuan pengorbanan menggunakan manusia tiap tahunnya. Korban biasanya dicabut jantungnya yang masih dalam keadaan berdetak selagi hidup. Lalu tubuhnya dijadikan masakan untuk dimakan beramai-ramai.


3 SUKU ASLI AMERIKA

Pixabay Galery

Pada masa awal penaklukan benua amerika, banyak sejarawan bercerita bahwa suku-suku Indian di Amerika melakukan praktek kanibalisme. Walaupun sekarang masih jadi perdebatan namun banyak yang mengaku memiliki bukti praktek kanibalesme oleh suku-suku Indian. Contohnya suku indian karankawa di texas, pada tahun 1768 seorang pendeta yang berasal dari spanyol menyaksikan dan merekam ritual yang dilakukan karankawa kepada musuhnya yang disandera. Mereka mengelilingi korban tersebut dan secara bergantian memotong kulit/daging korbannya lalu memakan nya di depan mata korbannya.

4 SUKU SUKU DI AFRICA

Penduduk di benua ini masih melakukan praktek kanibalisme sampai saat ini. Walaupun secara kasat mata tidak pernah terlihat, banyak saksi mata melaporkan adanya aktivitas perdagangan organ tubuh manusia disana. Disertai bukti banyak warga pendatang yang hilang saat berlibur/melintas disana. Biasanya penculikan dilakukan oleh orang-orang kriminal. Disebutkan juga, pada saat perang Kongo ke 2 dan perang sipil di Liberia dan Sierra Leone sering terjadi aksi kanibalisme disana.

5 SUKU FIJI

Illustrasi Pixabay Galery

Budaya kanibalisme juga diketahui telah menyebar di kawasan Polinesia dan Melanesia. Sebagai contoh, Fiji dikenal sebagi pulau para kanibalisme. Seorang kepala suku fiji mengakui telah memakan 875 orang dan sangat membanggakannya.


6 SUKU KOROWAI

Suku korowai di Papua, Indonesia diketahui sebagai suku yang masih tersisa di dunia dan melakukan kanibalisme hingga saat ini. Mereka biasanya memakan anggota sukunya yang dicurigai sebagai penyihir. Biasanya mereka memakan otaknya selagi masih dalam keadaan hangat. Kediaman mereka biasanya berada diatas pohon yang tinggi berguna untuk melindungi dari musuh-musuhya.

Pixabay Galery

7 SUKU MAORI

Suku maori di Selandia Baru merupakan suku kanibal yang pernah terdokumentasikan dengan sangat baik. Kanibalisme sudah menjadi bagian dari kebudayaan maori,dan mereka tidak pernah berhenti memakan musuhnya. Ketika kapal Inggris, The Boyd, berlabuh dan para awaknya membunuh anak dari kepala suku maori, para pejuang suku maori membalas dendam dgn membunuh dan memakan 66 awak kapal tersebut.kejadian ini yang akhirnya terkenal sebagai “body massacre”.

Sumber: http://forum.viva.co.id
               sangembunpagi.blogspot.com


Kunjungi Juga : Kisah 9 Naga Ingin Berkuasa di Indonesia
******